Dua Puluh Tahun Mendatang….Insya Allah!

Sebuah laporan terbaru memperkirakan bahwa jumlah umat Islam di seluruh dunia akan tumbuh 35 persen selama 20 tahun ke depan yaitu dua kali lipat dari jumlah non-muslim. Dengan lebih banyak muslim wanita yang mendapatkan pendidikan dan pekerjaan, orang-orang akan bermigrasi ke kota-kota dan meningkatkan standar hidup mereka. Laporan itu menyebutkan bahwa angka kelahiran di negara-negara mayoritas muslim akan hadir lebih dekat menyerupai pola di negara-negara lain.

Menurut laporan Pew Research Center’s Forum on Religion and Public Life, prediksi bahwa Eropa akan menjadi mayoritas muslim “Eurabia” tidaklah berdasar.. Muslim di Eropa terdiri hanya 6 persen penduduk pada tahun 2010 dan akan tumbuh 8 persen pada 2030.

Di AS, dilaporkan setidaknya terdapat 2,6 juta muslim di tahun 2010. Jumlah ini diproyeksikan akan meningkat menjadi 6,2 juta dalam 20 tahun ke depan. (Angka 2,6 juta jauh lebih rendah dari pada angka yang diklaim oleh beberapa kelompok Muslim Amerika tetapi tidak keluar dari jalur dengan beberapa studi sebelumnya.)

Laporan yang sama juga menemukan bahwa pemuda muslim lebih tinggi persentasenya di seluruh dunia yaitu pada usia remaja dan usia 20-an. Tren Itu bisa mempengaruhi politik di negara-negara dengan populasi muda yang banyak.

Secara global, umat Islam kini mencapai 23,4 persen dari populasi dunia. Jika kecenderungan ini terus berlangsung, akan ada 26,4 persen pada 2030 dari total penduduk dunia yang diproyeksikan sebesar 8,3 miliar pada tahun 2030. Artinya, sebanyak 23,4% populasi dunia pada tahun 2010 adalah muslim dan diperkirakan berjumlah sebesar 6,9 miliar.

Pada tahun 2030, Pakistan akan memiliki penduduk muslim terbesar, melebihi Indonesia, Nigeria serta Mesir. Bahkan di Jerman, jika angka muallaf tetap seperti 5 tahun belakangan, maka pada tahun 2046 diperkirakan Islam juga akan menjadi agama mayoritas disana.

Sementara itu, beberapa waktu yang lalu gereja Vatikan Katolik di Roma menginformasikan ke seluruh dunia bahwa jumlah kelahiran di kalangan umat Islam lebih besar dibandingkan jumlah kelahiran di kalangan penganut agama Katolik. Informasi yang disampaikan melalui wawancara di majalah khusus Katholik L’Osservatore Romano itu tentu mempunyai maksud agar Katolik harus menjadi keyakinan dengan penganut yang paling besar di seluruh dunia, dan otomatis harus berada di atas jumlah populasi umat Islam.

Monsignor Vittorio Formenti, staf Vatikan yang menyusun laporan tahunan khusus Vatikan selama tahun 2008 mengatakan, “Untuk pertama kalinya dalam sejarah, kita tidak berada di puncak tertinggi dari sisi jumlah. Kaum muslimin lebih tinggi dari jumlah kita.”  Ia merinci, “Jumlah kaum muslimin sekarang sekitar 19, 2% dari total penduduk dunia. Sementara pengikut Katolik berjumlah 17, 4% saja. Secara angka, Vatikan menyebutkan bahwa jumlah penganut Katolik sekarang adalah 1, 13 milyar jiwa.”

Namun, Monsignor Formenti tidak menyebutkan jumlah kaum muslimin yang diperkirakan berjumlah 1, 3 milyar jiwa. Secara umum Formenti menyebutkan, “Namun demikian, posisi kita bila digabung antara seluruh pengikut Kristen, termasuk Kristen Ortodok, Anglikan, Protestan, maka jumlah kaum Kristen adalah 33% dari total penduduk bumi atau sekitar 2 milyar orang.” Formenti juga menegaskan bahwa pihaknya menganalisa telah terjadi stagnansi jumlah kelahiran di kalangan Katolik, sementara di kalangan jumlah kaum muslimin terjadi penambahan kelahiran. Semoga fakta yang membanggakan ini menjadi titik- balik kembalinya muslim ke era keemasan seperti yang pernah dicapai dahulu……!     dr. A. Anies Shahab***

Dikutip dari majalah Cahaya Nabawi edisi 92

Be the first to comment on "Dua Puluh Tahun Mendatang….Insya Allah!"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*