Camat Kambing

Camat Kambing - Thurfah Edisi 92

Suatu hari di bulan Shafar, Pak Camat menitipkan seekor kambing kecil kepada Lurah Kinahrejo. Ia berpesan agar kambingnya dirawat dengan baik supaya jadi besar dan gemuk untuk dikurbankan di hari Idul Adha kelak.

Pak Lurah mematuhi perintah atasannya. Ia menaruh kambing kecil itu di kandang belakang rumahnya, berbaur dengan sapi-sapinya. Namun naas terjadi. Keesokan harinya kambing Pak Camat kedapatan mati karena terinjak-injak sapi-sapi Pak Lurah. Dengan perasaan panik, Pak Lurah segera memerintahkan carik mengetik surat pemberitahuan kepada Pak Camat. Mungkin karena terburu, Pak Carik keliru meletakkan tanda baca hingga akhirnya surat itu berbunyi begini:

“Pak Camat Kambing, anda tewas terinjak-injak sapi-sapi saya!”

Membaca surat itu, Pak Camat kontan naik pitam. Ia pun  menyuruh sekretarisnya menulis surat balasan dengan meletakkan tanda baca di tempat yang salah juga. “Pak Lurah Sapi, anda sebaiknya disembelih sebagai ganti kambing saya kemarin!” Ibnu Shaffath

Dikutip dari Majalah Cahaya Nabawiy Edisi 92.

Be the first to comment on "Camat Kambing"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*