muslim-prancis-sedang-menjalankan-shalat-di-masjid-agung-paris-_131001145731-334

Menggabung Tahyatul Masjid Dan Qoblyatul Jum’at

Posted by

Assalamu’alaikum Wr. Wb. Apakah boleh melakukan shalat tahiyatul masjid digabung dengan shalat qobliyah Jumat?  Demikian pertanyaan ana.

 

Muhammad Fahris
nurilcomputer@yahoo.com

 

Pada dasarnya hukum menggabung shalat tahiyatul masjid dengan qobliyatul Jum’at boleh. Akan tetapi yang perlu diperhatikan, kesunnahan shalat tahiyatul masjid ini berlaku bagi jama’ah yang berada di dalam masjid. Bagi mereka yang berada di luar masjid, tidak disunnahkan melaksanakan shalat tahiyatul masjid. Bahkan, jika melaksanakan shalat sunnah pada saat khotib sedang berkhutbah, maka hukumnya haram karena menjalankan shalat sunnah pada saat khotib berkhutbah adalah haram kecuali shalat tahiyatul masjid bagi yang berada di dalam masjid. Tetap disunnahkan shalat dua rakaat dengan singkat sebagai tahiyatul masjid (penghormatan kepada masjid).

Dengan demikian, jama’ah Jum’at yang datang terlambat pada saat khotib sedang berkhutbah dan berada di luar masjid, maka haram hukumnya mengerjakan shalat qobliyatul Jum’at. Ini dikarenakan menjalankan shalat sunnah pada saat khotib sedang khutbah hukumnya haram, kecuali shalat tahiyatul masjid bagi yang berada di dalam masjid. Apabila dikerjakan, shalat ini dapat digabung dengan shalat qobliyatul Jum’at. Caranya dengan niat sebagai shalat tahiyatul masjid sekaligus sebagai shalat qobliyatul jum’at. Lihat: Hasyiyah Bughyatul mustarsyidin. Juz. ll. Hal. 301-302.

 

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *