habib-salim

Detik-Detik Mustajab Di Hari Jumat

Posted by

Berikut kutipan tausiyah Habib Salim bin Abdullah as-Syathiri di kediaman al-Qutub Habib Abubakar bin Muhammad as-Segaf pada tarikh 14 Januari 2011 menjelang waktu maghrib itu:

Segala puji bagi Allah yang telah meninggikan derajat sebagian orang dengan ilmu dan merendahkan sebagian lainnya dengan kebodohan. Semoga kita semua dimasukkan ke dalam golongan orang-orang yang berilmu, golongan orang-orang yang memiliki kemakrifatan, golongan orang-orang yang bertakwa dan gemar beramal kebajikan. Shalawat dan salam senantiasa tercurahkan kepada junjungan kita, nabi besar Muhammad SAW  yang pernah bersabda: “Barangsiapa dikehendaki Allah SWT menjadi orang baik, maka ia akan dijadikan orang yang mengerti ilmu agama.”

Kita patut bersyukur lantaran pada saat ini kita berkumpul bersama di hari yang mulia dan di tempat yang mulia pula. Hari ini  adalah hari Jumat, hari mulia yang penuh berkah.  Baginda Nabi SAW bersabda: “Sesungguhnya di hari Jumat  terdapat satu waktu  yang apabila kita berdoa di waktu itu niscaya doa kita dikabulkan.”  Waktu itu disebut sebagai momen ijabah. Ada empat puluh pendapat ulama yang mengemukakan kapan persisnya momen ijabah itu. Hadits Baginda Nabi SAW tidak  menjelaskannya secara rinci. Pendapat yang kuat dari para ulama menyatakan bahwa momen ijabah jatuh di antara dua khutbah Jumat. Ada pula yang mengatakan ketika khatib menaiki tangga mimbar. Sayidah Fatimah binti Rasul SAW memiliki pandangan sendiri. Beliau berpendapat bahwa momen ijabah itu adalah sedikit waktu menjelang terbenamnya matahari di hari Jumat, seperti momen yang kita rasakan saat ini.  Karena inilah maka momen itu disebut dengan “Sa’ah Fatimiyah.”

Syamsul Hari

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *