one-pan-roasted-kielbasa-and-cabbage-dinner-fork

Makan Minum Setelah Hubungan Badan

Posted by

Bagaimana hukumnya apabila sesudah bersetubuh, makan dan minum  karena biasanya kecape’an terus minum ?

 

 

Abdullah

Malang Jatim

03419562095

 

 

Orang yang sedang junub (hadats besar karena keluar mani atau melakukan hubungan suami istri), makruh hukumnya makan, minum, tidur dan melakukan hubungan badan dengan istrinya. Hukum makruh tersebut menjadi hilang jika sebelum makan atau minum, terlebih dahulu wudlu’ dengan niyat sebagaimana biasanya, yaitu niyat menghilangkan hadats kecil. Oleh karena itu, bagi yang sedang hadats besar, jika tidak segera mandi besar, dan bermaksud untuk makan atau minum, disunnahkan wudlu’ terlebih dahulu, agar terhindar dari hukum makruh.  Hukum ini berdasarkan hadits:

 

كَانَ صلى الله عليه وسلم إذَا كَانَ جُنُبًا فَأَرَادَ أَنْ يَأْكُلَ أَوْ يَنَامَ تَوَضَّأَ وُضُوءَهُ لِلصَّلَاةِ. رواه البخاري ومسلم

“Rasulullah SAW, apabila sedang junub kemudian menghendaki makan atau tidur, beliau melakukan wudlu’ sebagaimana wudlu’ keetika akan melakukan shalat”.HR.Bukhori dan Muslim

قَالَ صلى الله عليه وسلم: إذَا أَتَى أَحَدُكُمْ أَهْلَهُ ثُمَّ أَرَادَ أَنْ يَعُودَ فَلْيَتَوَضَّأْ بَيْنَهُمَا وُضُوءًا . رواه مسلم

Rasulullah SAW bersabda: “ Apabila kalian telah melakukan hubungan badan dengan istiri kalian, kemuadian akan mengulangi lagi, maka wudlu’lah diantara keduanya”. HR.Muslim

Lihat: Asna Al-Matholib juz.l. Hal. 68, Mughni Al-Muhtaj. Juz l. Hal. 194, Fatawa Ibni Hajar. Juz l. Hal. 66.

 

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *