index

Perubahaan Dalam Al Kitab

Posted by

index

Al-Quran menginformasikan bahwa Alkitab atau Bible telah mengalami banyak perubahan. Namun para penginjil menganggapnya sebagai isapan jempol belaka yang tidak ada buktinya.   Seperti yang diungkapkan oleh pendeta Josias L Lengkong, Rektor Institut Teologi  Kalimatullah dalam makalahnya yang berjudul “Otentisitas Alkitab berdasarkan Kesaksian Al-Quran.” Ia berkata:

“Agaknya sulit bagi pengkritik Alkitab untuk menentukan waktu, kapan Alkitab dirubah…dengan demikian, dugaan bahwa alkitab telah dirubah tidak mempunyai dasar yang kuat.”

Kemudian MH Finlay menantang bagi siapa pun yang meragukan keotentikan Alkitab untuk menjawab 4 (empat) pertanyaan berikut ini:

  1. Bukti apakah yang dapat anda berikan untuk menyatakan pemutarbalikan itu? (2) Dapatkah anda menyebutkan nama seseorang yang pernah melihat sebuah kutipan Alkitab yang berbeda dengan Alkitab kita sekarang ini? (3) Dapatkah anda mengatakan pada zaman mana dalam sejarah perubahan-perubahan itu dilakukan? (4) Dapatkah anda mengemukakan suatu alasan yang menyebabkan kejahatan seperti itu?

            “Oleh karena tidak ada bukti nyata yang tidak pernah diberikan atas pertanyaan pertanyaan seperti itu, maka tuduhan tentang perubahan dan pemutarbalikan Alkitab merupakan dugaan saja.” (M.H Finlay, Tanya jawab mengenai Iman Kristen, Yayasan Kalam Hidup, Bandung)

Menanggapi tantangan para penginjil yang menyoal kebanaran Al-Quran itu, maka berikut ini akan dibeberkan beberapa bukti dari ratusan bukti otentik berserta sebab-sebab dan saksi-saksi pemalsuan ayat dari para teolog Kristen sendiri.

  1. Kepalsuan Injil Matius 12:47

Maka seorang berkata kepada-Nya: “Lihatlah, ibu-Mu dan saudara-saudara-Mu ada di luar dan berusaha menemui Engkau.”

Dalam “Kitab Suci Perjanjian Baru” tahun 1977/1978 yang diterbitkan oleh percetakan Arnoldus, ayat tersebut diberi tanda kurung dan diberi catatan kaki yang cukup singkat “Banyak Naskah yang baik yang tidak memuat ayat ini, yang agaknya tidak asli.”

  1. Kepalsuan Injil Matius 17:21

(Jenis ini tidak dapat diusir kecuali dengan berdoa dan berpuasa.)”

Dalam Alkitab milik sekte Saksi Yehovah tahun 1999, ayat tersebut tidak ada. Hanya terdapat nomor tanpa teks atau isi ayatnya, tidak jelas apa maksudnya. Yang pasti tidak mungkin tuhan mewahyukan hanya nomor saja tanpa isi.

Alkitab tahun 1929 lebih bersih lagi tanpa nomor dan ayat. Setelah ayat 20 langsung lompat ke ayat 22, sedangkan pada Alkitab milik umat Katolik “Kitab suci Perjanjian Baru“ tahun 1977/1978 ayat tersebut diberi catatan kaki “Ayat ini agaknya tidak asli dalam Matius tetapi diambil dari Markus 9:29.”

 

  1. Kepalsuan Matius 18:11

[“Karena Anak Manusia datang untuk menyelamatkan yang hilang.”]

Tanda kurung yang mengapit ayat tersebut bukanlah salah ketik dan bukan pula mengada ada, tetapi memang itulah kutipan yang diambil dari TB-LAI 2002. Mengapa ayat tersebut diberi tanda kurung? Karena ayat tersebut tidak asli sebagaimana disampaikan oleh para teolog dari Lembaga Biblika Indonesia dalam “Kitab Suci Perjanjian Baru” tahun 1977/1978.

  1. Kepalsuan Matius 21:44

(“Dan barangsiapa jatuh ke atas batu itu, ia akan hancur dan barangsiapa ditimpa batu itu, ia akan remuk.”)

Banyak dari kalangan Kristiani yang memuji ayat tersebut sebagai ayat dengan bahasa yang sangat indah, yang menjelaskan  hubungan antara Yesus dengan Daud dengan memakai bahasa perumpamaan. Seharusnya mereka tidak memuji dan menyanjung-nyanjungnya. Terlebih lagi dijadikan pegangan hidup, karena dalam Kitab Suci Perjanjian Baru terbitan LBI tahun 1977/1978, para pakar tafsir dari Katolik telah memvonisnya sebagai ayat palsu.

  1. Kepalsuan Matius 23:14

(Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab kamu menelan rumah janda-janda sedang kamu mengelabui mata orang dengan doa yang panjang-panjang. Sebab itu kamu pasti akan menerima hukuman yang lebih berat.)

Alkitab milik Sekte Saksi Yehovah  terbitan tahun 1999. Ayat tersebut hanya ditulis nomernya saja tanpa ada teks. Banyak di antara mereka yang menganggap bahwa ini adalah salah cetak, namun dalam alkitab Versi Katolik terbitan Arnoldus Ende tahun 1977/1978 ayat ini diberi catatan kaki “ayat ini agaknya tidak asli.”

  1. Kepalsuan Markus 7:16

(Barang siapa bertelinga untuk mendengar; hendaklah ia mendengarkan).

Sebenarnya tidak ada masalah dengan bunyi ayat tersebut. Isinya juga bagus, namun Alkitab bahasa Melayu tahun 1929 pada halaman 108 tidak memuat ayat 16. Dari ayat 15 langsung lompat ke ayat 17.

 

  1. Kepalsuan Markus 9:46

(di tempat itu ulatnya tidak akan mati, dan apinya tidak akan padam.)

Alkitab edisi 1999 Watch Tower Bible And Tract Society Of Pennsylvania yang dialihbahasakan dari New World Translation Of The Holy Scriptures, edisi revisi bahasa Inggris 1984 tidak memuat ayat tersebut , melainkan hanya nomernya saja karena ayat tersebut memang palsu alias tidak asli

  1. Kepalsuan Markus 16:19-20

9 Setelah Yesus bangkit pagi-pagi pada hari pertama minggu itu, Ia mula-mula menampakkan diri-Nya kepada Maria Magdalena. Dari padanya Yesus pernah mengusir tujuh setan.

10  Lalu perempuan itu pergi memberitahukannya kepada mereka yang selalu mengiringi Yesus, dan yang pada waktu itu sedang berkabung dan menangis.

11  Tetapi ketika mereka mendengar, bahwa Yesus hidup dan telah dilihat olehnya, mereka tidak percaya.

12  Sesudah itu Ia menampakkan diri dalam rupa yang lain kepada dua orang dari mereka, ketika keduanya dalam perjalanan ke luar kota.

13  Lalu kembalilah mereka dan memberitahukannya kepada teman-teman yang lain, tetapi kepada merekapun teman-teman itu tidak percaya.

14 Akhirnya Ia menampakkan diri kepada kesebelas orang itu ketika mereka sedang makan, dan Ia mencela ketidakpercayaan dan kedegilan hati mereka, oleh karena mereka tidak percaya kepada orang-orang yang telah melihat Dia sesudah kebangkitan-Nya.

15  Lalu Ia berkata kepada mereka: “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk.

16  Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum.

17  Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka.

18  Mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh.”

19  Sesudah Tuhan Yesus berbicara demikian kepada mereka, terangkatlah Ia ke sorga, lalu duduk di sebelah kanan Allah.

20  Merekapun pergilah memberitakan Injil ke segala penjuru, dan Tuhan turut bekerja dan meneguhkan firman itu.

Ada 4 empat doktrin yang berlandaskan pada  ayat-ayat diatas:

  • Doktrik Kebangkitan Yesus dari kubur (ayat 9-14)
  • Doktrin untuk Menyebarkan Agama Kristen ke seluruh dunia (ayat 15-16)
  • Testing Keimanan yang ajaib dan aneh (Ayat 17-18)
  • Doktrin Kenaikan Yesus Kristus ke surga (ayat 19)

Membahas keempat doktrin di atas hanya membuang-buang waktu saja karena Injil karangan Markus 16 : 9-20 semuanya palsu sebagaimana pemaparan  para pakar Alkitab dari Kisten dibawah ini:

International Bible Society

The earliest manuscript and some other ancient witnesses do not have Mark 16:9-20.”

Manuskirp paling tua dan beberapa naskah kuno tidak memiliki Injil Markus 16”9-20” (Inter National Bible Society, “the Holy Bible New International Version, Zondervan Publishing House,Grand Rapids, Michigan, 1984 hal. 1040)

The Holly Bible New King James Version

“Verses 9-20 are bracketed in NU-Text as not Original. They are lacking in Codex Sinaiticus and Codex Vaticanus, although nearly all other manuscripts of mark contain them.”

“Ayat 9-20 di dalam tanda kurung pada teks NU (Alkitab gabungan dua Alkitab versi dari The Nestle Aland Greek New Testament  dan versi The United Bible Societies edisi ke 3) adalah tidak asli. Ayat-ayat itu tidak terdapat dalam Codex Sinaiticus and Codex Vaticanus, maski pun hampir semua manuskrip Markus yang lain memuatnya. (The Holly Bible New King James Version, Thomas Nelson Publisers, Nashville, 1994 hal 993)

Ket : Markus pasal 16 Codex Vaticanus  berakhir pada ayat 8

Ket : Markus pasal 16 Codex Sinaiticus juga  berakhir pada ayat 8. Codex vaticanus dan Codex Sinaiticus adalah naskah paling kuno dan terbaik.

 

  1. Kepalsuan Kitab I Yohanes 5:7-8

7 Sebab ada tiga yang memberi kesaksian (di dalam sorga: Bapa, Firman dan Roh Kudus; dan ketiganya adalah satu.

Dan ada tiga yang memberi kesaksian di bumi): Roh dan air dan darah dan ketiganya adalah satu.

Teolog kenamaan dari Belanda, Dr. G.C Van Niftrik berkata “ Alasan yang menimbulkan perumusan dogma Trinitas mungkin terdapat dalam I Yohanes 5:7; (Dogmatika Masa Kini, BPK Gunung Mulia, Jakarta 2002, Hal.549)

Tuhan dalam umat Kristiani adalah Trinitas atau Tritunggal yang terdiri dari tiga pribadi yaitu Allah Bapa, Allah anak (Yesus) dan Allah Roh Kudus. Meski pun terdiri dari tiga pribadi, ketiga oknum tersebut setara, sehakikat, sekehendak, satu zat, tidak bercampur, tidak berpisah dan tidak berasal mula.

Akan tetapi sangat disayangkan, pondasi utama keimanan tersebut adalah palsu. Ayat tersebut oleh Para teolog Katolik diberi komentar

Bagian kalimat dalam tanda antara kurung itu pasti tidak asli.”  (Kitab Suci Perjanjian Baru Tahun 1977/1978 halaman 551)

  1. Kepalsuan Kitab II Samuel pasal 21-24

Para teolog Katolik dalam “Kitab Kudus Perdjanjian Lama” 1970 halaman 290 berkomentar:

“sjamuel II 21-24. TAMBAHAN TAMBAHAN. Disini menyusul beberapa tambahan (Fs 21s/d 24) jang bertjerita tentang sesuatu patjeklik besar dan keturunan raja Sjaul yang dibunuh, kecuali anak Jonatan…terdapat (Fs 22) sebuah Mazmur jang sama dengan Mazmu 18 dalam kitab Mazmur.

Dalam Alkitab terjemahan baru terbitan LAI tahun 2002, kitab II Samuel pasal 21 terdiri dari 22 ayat, pasal 22 terdiri dari 51 ayat, pasal 23 terdiri dari 39 ayat dan pasal 24 terdiri dari 25 ayat. Total keseluruhan  berjumlah 137 ayat. Sungguh sangat luar-biasa! Bukan hanya satu atau dua ayat, tetapi 137 ayat semuanya palsu. Sangat tidak mungkin mengutipnya secara keseluruhan, karena akan berlembar-lembar dan menghabiskan banyak tempat.

Dengan beberapa bukti di atas, apakah pendeta Josias L Lengkong dan Finlay serta para penginjil lainnya masih berani berapologi bahwa tudingan umat Islam (Al Quran) tidak bardasar dan tidak bisa dibuktikan? (disarikan dari buku “Dokumen Pemalsuan Alkitab dengan beberapa tambahan.”)

 

 

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *